{"id":2423,"date":"2025-12-29T03:05:52","date_gmt":"2025-12-29T03:05:52","guid":{"rendered":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/?p=2423"},"modified":"2026-01-21T03:06:25","modified_gmt":"2026-01-21T03:06:25","slug":"review-lenovo-legion-7i-gen-10-2025-laptop-kencang-yang-putih-dan-cantik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/review-lenovo-legion-7i-gen-10-2025-laptop-kencang-yang-putih-dan-cantik\/","title":{"rendered":"Review Lenovo Legion 7i Gen 10 (2025): Laptop Kencang yang Putih dan Cantik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2025.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2425\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Laptop Gaming ini punya bodi hanya setebal Laptop Convertible.\u00a0Ya, tebal bodinya cuman 1.79 CM.\u00a0Tak hanya itu, bobotnya juga enteng di bawah 2 KG.\u00a0Biasanya sih Laptop Gaming itu tebal bodinya lebih dari 2 CM dan beratnya di atas 2 KG.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2026.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2426\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tapi walaupun tipis dan ringan, performanya ternyata ga kaleng-kaleng.\u00a0Laptop \u201cGame Changer\u201d ini menggunakan GPU \u201cNVIDIA GeForce RTX 50 Series\u201d.\u00a0Prosesornya juga ga main-main karena punya 24-Core di dalamnya jadi enteng buat Multitasking yang berat.\u00a0RAM-nya langsung 32 GB dan bisa di-Upgrade kalau dibutuhkan.\u00a0Bisa pasang dua SSD juga jadi kapasitasnya bisa sangat besar.\u00a0Layarnya juga spesial dengan panel OLED 100% DCI-P3 resolusi 2.5K 165 Hz.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2027.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2424\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Laptop Gaming unik yang satu ini adalah\u00a0<strong>Lenovo LEGION 7i Gen 10 keluaran 2025<\/strong>.\u00a0Bisa dibilang Laptop ini adalah versi terjangkau dari \u201cLEGION Pro 7i Gen 10\u201d yang kami Review beberapa waktu yang lalu.\u00a0Berbeda dengan versi Pro yang menawarkan GPU hingga GeForce RTX 5090 Laptop, yang satu ini hanya tersedia hingga GeForce RTX 5070 Laptop untuk opsi tertingginya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2028.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2427\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><br>Discrete GPU<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU dengan kapasitas VRAM 8 GB GDDR7<\/strong>.\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>GPU tersebut menggunakan arsitektur NVIDIA Blackwell dengan 4608 CUDA Cores dan dilengkapi \u201c4th Generation Ray Tracing Cores\u201c serta \u201c5th Generation Tensor Cores\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan adanya \u201cRT Cores\u201d, Frame Rate Game bisa tetap tinggi meskipun fitur \u201cRay Tracing\u201d yang berat itu kita aktifkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur Ray Tracing sendiri akan mensimulasikan pencahayan seperti di dunia nyata jadi tampilan grafis Game lebih realistis.<\/li>\n\n\n\n<li>Contohnya bisa kita lihat nih di Game \u201cHalf Life 2\u201d dengan Mod RTX ini.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2029.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2428\"\/><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Game yang sudah berumur 21 tahun tersebut kini tampilannya jadi kekinian dan lebih realistis berkat teknik pencahayaan Ray Tracing.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh lainnya bisa kita lihat nih di Game DOOM The Dark Ages.<\/li>\n\n\n\n<li>Uniknya, Game ini ga cuman punya Ray Tracing tapi juga Path Tracing dan Ray Reconstruction jadi pencahayaannya lebih detail dan realistis.<\/li>\n\n\n\n<li>Selain itu, RTX 5070 Laptop juga punya Tensor Core terbaru yang membuat kemampuan AI-nya mencapai 798 TOPS.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini jauh lebih tinggi dibandingkan RTX 4070 Laptop yang hanya 321 TOPS.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan kemampuan AI sekencang itu, GPU ini bisa melipatgandakan Frame Rate berkali lipat lebih tinggi saat \u201cDLSS4 Multi Frame Generation\u201d kita aktifkan saat main Game.<\/li>\n\n\n\n<li>Berbeda dengan Frame Generation sebelumnya yang hanya memproduksi SATU Frame tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Multi Frame Generation akan memproduksi hingga TIGA Frame tambahan untuk setiap Frame yang di-Render.<\/li>\n\n\n\n<li>Hasilnya Game AAA super berat jadi bisa dimainkan dengan Frame Rate ratusan FPS, bahkan dengan Setting mentok kanan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemampuan AI setinggi itu juga membuat si GPU bisa menjalankan aplikasi berbasis AI dengan lancar.<\/li>\n\n\n\n<li>Salah satu contohnya seperti aplikai ComfyUI yang satu ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Kita bisa dengan mudah menciptakan gambar yang kita inginkan cukup dengan memasukkan sebuah teks atau Prompt seperti ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa dilihat nih gambar yang kita inginkan langsung jadi dalam waktu beberapa detik saja.<\/li>\n\n\n\n<li>Ga cuman itu, AI di RTX 50 Series juga bisa kita pakai saat desain 3D dengan aplikasi Blender.<\/li>\n\n\n\n<li>Di aplikasi ini, ada fitur AI Denoiser agar tampilan di Viewport dan hasil Render-nya bebas dari Noise.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa dilihat nih bedanya saat Denoiser aktif dan tidak aktif.<\/li>\n\n\n\n<li>GPU NVIDIA juga ada fitur NVIDIA Reflex yang bisa menurunkan tingkat Input Latency saat memainkan Game.<\/li>\n\n\n\n<li>Jadi saat Gamer menekan tombol di Keyboard, Mouse, atau Gamepad, Game akan lebih cepat merespon Input tersebut dibandingkan tidak diaktifkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur ini seharusnya bisa membantu Gamer saat memainkan Game FPS kompetitif atau Game Action yang membutuhkan penekanan tombol yang cepat dan akurat.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk Gamer yang melakukan Streaming atau merekam Gameplay mereka, kemampuan Encoder AV1 di RTX 50 Series kini ditingkatkan jadi kualitas gambarnya lebih baik dibandingkan sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang ada juga mode AV1 Ultra High Quality yang membuat kualitas gambarnya lebih baik lagi.<\/li>\n\n\n\n<li>Codec AV1 sendiri diklaim mampu menawarkan kualitas gambar lebih baik dibandingkan H264, dengan Bitrate yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Tentunya kemampuan RTX 50 Series juga ditunjang aplikasi NVIDIA App yang merupakan penerus GeForce Experience.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan NVIDIA App, kita bisa dengan mudah meng-Update Driver ke versi terbaru, atau berpindah dari Game Ready Driver ke Studio Driver.<\/li>\n\n\n\n<li>Selain itu, kita juga bisa mengaplikasikan Setting Game yang direkomendasikan NVIDIA sesuai dengan tipe GPU, sehingga Frame Rate-nya tidak patah-patah.<\/li>\n\n\n\n<li>Bahkan kita juga bisa \u201cmemaksa\u201d Game tertentu agar bisa menggunakan fitur DLSS4.<\/li>\n\n\n\n<li>Di aplikasi ini kita juga bisa mengaktifkan fitur RTX Video Enhancement yang bisa meng-Upscale Video resolusi rendah ke resolusi lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak ketinggalan, kita bisa mengaktifkan fitur NVIDIA Overlay untuk merekam sesi main Game kita, baik dalam bentuk Video ataupun gambar Screenshot.<\/li>\n\n\n\n<li>Selain itu, NVIDIA Overlay bisa kita gunakan pula untuk menampilkan informasi tingkat Frame Rate, Latency, dan juga utilisasi CPU serta GPU saat kita bermain Game.<\/li>\n\n\n\n<li>Bahkan ada juga fitur Automatic Tuning yang secara otomatis mencari Setting Clock terbaik untuk GPU yang kita gunakan.<\/li>\n\n\n\n<li>RTX 5070 Laptop disini memiliki nilai maksimal TGP di 115 Watt jadi sedikit lebih tinggi dari standar NVIDIA di 100 Watt.<\/li>\n\n\n\n<li>Di Laptop ini kita juga bisa mengatur apakah GPU tersebut aktif terus-menerus, bergantian dengan IGP, atau hanya IGP saja yang aktif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2030.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2429\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Processor<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Core Ultra 9 275HX<\/li>\n\n\n\n<li>24-Core \/ 24-Thread<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Integrated Graphics<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Intel Graphics<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2031.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2430\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><br>NPU<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><br><\/strong>Intel AI Boost<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2032.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2431\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><br>Memory\/RAM<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>32 GB DDR5 5600 MHz Dual Channel 128-bit\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Laptop ini dilengkapi dua slot SO-DIMM jadi masih bisa kita Upgrade.<\/li>\n\n\n\n<li>Teoritis, prosesor Laptop ini mendukung kapasitas hingga 256 GB.<\/li>\n\n\n\n<li>Sementara kecepatan tertingginya bisa mencapai 6400 MHz dengan RAM tipe CUDIMM.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2033.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2432\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><br>Storage<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>1 TB SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4 x4\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Laptop ini menggunakan SSD 2242 yang ukuran fisiknya kecil.<\/li>\n\n\n\n<li>Tapi tenang, disini tetap disediakan dudukan untuk SSD 2280.<\/li>\n\n\n\n<li>Laptop ini juga dilengkapi slot M.2 kedua jadi kita bisa menambah kapasitas tanpa mengganggu SSD utama.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Lenovo-Legion-7i-Gen-10-2034.png-1024x576.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-2433\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Wireless Connectivity<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menggunakan modul MediaTek yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth V5.4.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Battery Capacity<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>84 Wh<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Operating System<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Windows 11 24H2<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laptop Gaming ini punya bodi hanya setebal Laptop Convertible.\u00a0Ya, tebal bodinya cuman 1.79 CM.\u00a0Tak hanya itu, bobotnya juga enteng di bawah 2 KG.\u00a0Biasanya sih Laptop Gaming itu tebal bodinya lebih dari 2 CM dan beratnya di atas 2 KG. Tapi walaupun tipis dan ringan, performanya ternyata ga kaleng-kaleng.\u00a0Laptop \u201cGame Changer\u201d ini menggunakan GPU \u201cNVIDIA GeForce [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2424,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[66],"class_list":{"0":"post-2423","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-notebook","8":"tag-lenovo"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2423"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2434,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2423\/revisions\/2434"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/demo.trickytech.co\/jagat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}